Meningkatnya Tren Beli Mobil Bekas Online, Ini Sederet Kesalahan yang Harus Anda Hindari!

Pandemi yang dialami Indonesia membuat tren penggunaan media online untuk berbagai kegiatan sudah sangat biasa. Bukan hanya untuk belajar dan bekerja saja, namun tren belanja online juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menariknya lagi hal itu terjadi pula pada proses beli mobil bekas yang semakin banyak. Tidak heran jika itu dijadikan pilihan, prosesnya yang mudah, praktis dan tidak kalah banyak pilihannya dari pada offline. Namun sebelum Anda mengikuti tren tersebut, ada baiknya untuk memperhatikan berbagai hal terlebih dahulu untuk mengurangi kerugian yang mengancam.

Banyak yang berfikir untuk membeli mobil bekas pasti yang didapatkan sudah mengalami kerusakan, jelek, mesin tidak terawat dan lainnya. Padahal jika proses beli yang benar dengan ketelitian dan pertimbangan matang tentu akan mendapatkan produk berkualitas. Pada kenyataannya masih banyak orang yang mengalami kekeliruan dalam membeli kendaraan bekas melalui online. Nah, berikut ini beberapa kesalahan tersebut yaitu:

1. Tidak memperhatikan riwayat mobil.

Padahal ini cukup penting, dimana melihat riwayat mobil secara langsung Anda juga akan paham seperti apa penggunaan. Mulai dari kondisi interior, eksterior sampai dengan mesin yang digunakan saat ini.

2. Tidak paham permesinan.

Kesalahan yang selanjutnya ada pada kurang pahamnya pembeli mengenai mesin, ini sudah parah. Apalagi jika Anda baru akan membeli mobil dengan kondisi bekas, pasti resiko akan lebih banyak dan kemungkinan terjadi masalah pada mobil juga banyak. Solusinya dengan mengajak teknisi atau orang yang sudah professional dalam permesinan.

3. Tidak melihat catatan pada buku service.

Ini juga tidak kalah penting untuk diperhatikan ketika Anda akan beli mobil bekas apalagi melalui online. Dengan melihat riwayat perawatan Anda akan paham seperti apa kondisi mobil tersebut. Misalnya saja sudah mengalami kerusakan seperti beberapa bagian mesin ataupun mobil.

4. Terburu-buru melakukan tes drive.

Umumnya ketika akan membeli mobil Anda diberi kesempatan untuk melakukan tes drive, ini penting apalagi jika Anda ingin melihat performa di jalanan. Perhatikan mengenai gas, rem sampai dengan perpindahan transaksi. Untuk lebih maksimal bisa gunakan pada beberapa jenis jalan misalnya lurus, berkelok, melewati polisi tidur, bergelombang ataupun lainnya.

5. Tidak melakukan perbandingan.

Fokus pada satu produk memang benar, namun untuk mendapatkan kualitas mobil yang sesuai harapan tentu harus melakukan perbandingan. Mulai dari kondisi mobil, mesin, penampilan sampai dengan harga yang ditawarkan. Jangan sampai Anda menyesal setelah semua transaksi dilakukan dan mengalami kerugian.

Supaya proses beli kendaraan secara online lebih aman, Anda bisa memperhatikan beberapa poin penting seperti diatas. Untuk lebih jelasnya bisa langsung saja pilih platform jual beli mobil yang terpercaya. Misalnya saja pada Moladin yang hadir sebagai platform terbesar dan terlengkap di Indonesia dengan berbagai pilihan kendaraan. Akan menjual ataupun membeli, melalui Moladin semua proses berjalan dengan baik, lancar, aman dan praktis.

Bagi yang penasaran seperti apa beli motor atau mobil bekas melalui Moladin, Anda bisa langsung melakukan pengecekan di aplikasi. Caranya mudah, situsnya juga sangat friendly sehingga siapa saja bisa langsung menggunakan tanpa perlu belajar. Sistem filter yang sangat memudahkan siapa saja yang ingin mendapatkan kendaraan sesuai dengan keinginan. Bagaimana, masih ragu atau justru semakin takut beli mobil bekas secara online? Yuk, serahkan semuanya ke Moladin saja yang sudah jelas terpercaya di laman ini